jadwalsidang jadwalsidang jadwalsidang jadwalsidang jadwalsidang jadwalsidang

Arsip Berita

UPACARA HARI ULANG TAHUN

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA KE 80

Banjar,_19 Agustus 2025 bertempat di Pengadilan Negeri Banjar, seluruh warga Peradilan Kota Banjar mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia, pada kegiatan tersebut dihadiri oleh semua unsur pimpinan baik ketua, wakil ketua, panitera dan sekretaris dari dua Satuan Kerja Peradilan yaitu Pengadilan Negeri Banjar dan Pengadilan Agama Kota Banjar.

20250819 081519

Upacara tersebut di pimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Banjar, Bapak Herman Siregar, S.H.,M.H., pada kesempatan tersebut menyampaikan amanat dari Ketua Mahkamah Agung RI, Tema Ulang Tahun kali ini adalah “Pengadilan Bermartabat, Negara Berdaulat” ini bukan hanya sebagai selogan tetapi merupakan komitmen mendalam, yang mencerminkan kesadaran bahwa martabat sebuah Pengadilan adalah fondasi dari kedaulatan sebuah negara hukum. Pengadilan yang bermartabat adalah Pengadilan yang menjaga independensi, menegakan integritas, dan memberikan keadilan secara adil dan setara.

20250819 081039

Mahkamah agung adalah benteng terakhir dari keadilan, jika semua lembaga telah gagal, maka kepada Mahkamah Agung-lah rakyat berharap_dikutip dari Presiden Soekarno. Di tengah tuntutan zaman terus berubah, Mahkamah Agung harus terus beradaptasi, tanpa mengabaikan jati dirinya sebagai benteng terakhir keadilan. Sebagaimana dikatakan oleh Bung Hatta: “Negara Hukum yang Demokratis menurut keadilan yang hidup dalam perbuatan, bukan hanya dalam perkotaan”. Ketua Mahkamah Agung mengajak seluruh insan peradilan : mari kita jaga martabat peradilan, bukan hanya melalui aturan, tetapi melalui sikap hidup yang menjunjung tinggi integritas, prodesionalisme dan rasa keadilan.

20250819 083028

Dalam mengakhiri amanat ini, ketua Mahkamah Agung menyampaikan pesan sederhana namun penuh dengan harapan : ”Selama pengadilan berdiri tegak dengan martabatnya, maka selama itu pula negara ini akan berdiri kokoh dalam kedaulatannya”.